Waktu terus berputar, hari-hariku terus berlalu
Lelah untuk saat ini, karena kau tak ada didekatku
Ketika ku sadar akan semua itu, Ibarat kaca yang berhamburan tak dapat di satukan kembali
Sunyi senyap, tinggallah luka yang ada saat ini
Ketika fajar mulai menyingsing
Ketika embun mulai membasahi bumi
Ketika cahaya mulai menampakkan diri
Saat itu kutemukan sosok
Seseorang yang dapat menghiburku saat ini
Membuatku tersenyum indah berseri
Saat ini kau adalah sinar yang tak pernah mati menyinari
Saat ini juga kau selalu hadir dan selalu ada untukku
Memberikan kasih sayang bagaikan seorang malaikat
Saat sinar itu bercahaya, kau membuat hati ini pulih seakan semula
walau noda itu tak akan hilang, tapi kau adalah penawarku saat ini
Yang membuatku semakin baik ketika ku disampingmu
Merubah segalanya yang pernah ada menjadi bahagia
Dan ku semakin yakin kaulah yang terbaik saat ini untukku
21
Selasa, 21 Mei 2013
Jumat, 03 Mei 2013
Minggu, 28 April 2013
Puisi SMA
* TIGA
TAHUN SUDAH TERLEWATKAN *
Tiga tahun sudah kami jalani pendidikan di sekolah ini
Tiga tahun pula goresan pena terukir di kertas putih
Tiga tahun juga kami berkumpul dengan guru-guru tercinta
Tiga tahun terlewatkan salah,lalai,hilap,pastilah ada
Bergetar hati bergumam mulut tuk merangkai kata-kata
Kata-kata maaf,pesan,dan kesan terindah buat guru
Kami ini anak-anak mu akan pergi, maafkan lah atas
perbuatan kami
Yang banyak menyakitkan
dari pada menyenangkan
Namun kesan terindah yang tak dapat kami lupakan adalah
bimbingan guru
Bimbingan yang terus mengalir tiada henti dan tiada letih
bah air sungai
Jasa-jasamu akan tetap kami bawa kemana kami pergi
Jasa-jasamu adalah ibadah, Allah Ya Robbi yang akan
membalasnya
Do’akan kami menjadi manusia yang berguna bagi bangsa dan
Negara
Buat adik-adik kelas yang tercinta
Kini tibalah saatnya berpisah
Kakak-kakakmu ini akan melangkah pergi
Ukiran untuk kata-kata terindah
buat adik ku tersayang
Tuntutlah ilmu
dengan penuh perjuangan
Turuti kata-kata guru
kesuksesan akan tercapai
jadikanlah sekolah
kita ini akan tetap bersinar.
Aw
21
Puisi Remaja
“ SURAT SEORANG KAKAK KEPADA ADIKNYA ”
Aku sekarang pulang, adikku sayang
Tahu arti cinta dan kampung halaman
Bagai seekor burung hilang
Kini kembali pulang ke sarang
Sebentar bila malam
telah lelap dalam selimut gelap
Bila waktu seakan mati dan mimpiku merayap
Biarkanku sejenak melepas rinduku
Mengapa kau diam saja mendengar celotehanku?
Sudah terlalu lama rinduku tertahan
Oleh jarak dan waktu
Sekarang bukalah kunci hatimu
Aku ingin bicara padamu
Lebih lama itu yang ku mau
21
Puisi Remaja
“ SENDIRI ”
Kehilangan yang menyakitkan membawa kesedihan
Kerinduan yang merajam penuh dengan penyesalan
Kenangan indah tak terlupakan Ku selimut dalam tangisan
Mungkin ada baiknya,,
Ku lepaskan kepergian untuk merelakanmu
Ku tak kuasa menahan kesedihan
yang begitu dalam
Berusaha mencoba
Bahwa…..
Mungkin saatnya aku harus sendiri disini
Termangu menahan
perih hati
Yang kau goreskan saat ini
21
Puisi Remaja
“ SALAH ”
Salah….
Kau menyayangi orang yang salah
Kau memelihara orang yang tak patut kau jaga
Kau mempertahankan orang yang seharusnya kau terlantarkan
Tidakkah kau berpikir . . . . ???
Aku ini adalah binatang jalang, dari kumpulan orang-orang
yang terbuang
Dimatamu aku ini tidak ada harganya
Aku ini Cuma bisa merusak kehidupanmu
Salah . . . .
Yeah, Aku memang selalu salah
Untuk kau yang ada di sana
Inilah aku . . .
Selalu salah.
21
Puisi Remaja
“ SAKIT ”
Sakit yang ku rasa
Adalah wajar yang patut ku rasakan
Karena yang ku tahu
Ini adalah tahap awal
Tidak sebanding dengan apa yang sudah pernah kau rasakan
sebelumnya
Tuhan . . . .
Terima kasih
Kau telah menyadarkanku
Aku ini masih jauh yang namanya sempurna
Sekarang aku hanya bisa mengeluh, menangis
Tapi itu tidak cukup!!!
Tidak cukup dengan sakitnya dia
Aku menyesal, telah membawa dia ke dunia suram
Aku menyesal, telah membuat suasana ini menjadi kelam
Aku bersedih, Aku tak bisa membuat dia bahagia
Faktanya...
Aku Cuma bisa membuat dia semakin terpuruk akan kehadiranku
Tuhan. . . .
Aku harus berbuat apa lagi ?
Semua yang ku lakukan selalu gagal…. Selalu salah
Malah dia semakin terpuruk akan kehadiran daku
Maafkan aku….
Karena aku belum bisa menjadi yang terbaik…..
Untukmu
Wahai yang ada di sana
21
Langganan:
Postingan (Atom)